Cerita di Balik Survei

Survei-survei politik semakin marak saja. Ini tentu tidak bisa dilepaskan dari arus demokratisasi pasca tumbangnya rezim Orde Baru. Survei, selain digunakan untuk melihat preferensi dan kecenderungan masyarakat atas kebijakan tertentu, juga digunakan untuk mengukur tingkat popularitas seseorang.

Survei sendiri adalah sebuah metode pencarian data dalam penelitian kuantitatif. Semua data yang diharapkan disusun dengan metode tertentu ?susunan pertanyaan/kuisioner dan teknik pengambilan sampel? lalu data diperoleh melalui proses wawancara (face to face interview), diinput dan diolah menjadi angka-angka dan setiap angka memiliki interpretasinya sendiri, yang pada umumnya, didasarkan pada subjektivitas peneliti dan harapan tertentu dari alasan melakukan Survei (lihat Harrison, 2007; Ananta, 2006). Sebelum hasil Survei dipresentasikan dan dipublikasikan di media massa, Ada serangkaian proses yang cukup panjang. Dan dari proses inilah lahir cerita-cerita “menarik”. Continue reading

Advertisements