JEJAK TEMBAKAU DALAM HIDUPKU

[sebuah cerpen]

Aku punya 7 hari dalam seminggu. Ayahku hanya punya lima hari di sepanjang hidupnya. Ia seorang pekerja Tembakau Bugis di Makassar.

Dalam bahasa kami, tembakau bugis adalah terjemahan dari ico ugi. Ico ugi ini adalah Rokok Bugis yang berbeda dengan Rokok Jawa, Kretek. Kalau rokok Jawa saat diisap mengeluarkan bunyi keretek, sementara rokok Bugis mengeluarkan bunyi kerutup.

Tapi bukan soal bunyi saja yang membedakan rokok Bugis dengan rokok Jawa. Aroma dan rasanya juga jauh berbeda. Jika kretek beraroma cengkeh yang pedis, sementara ico ugi beraroma gula merah yang harum. Continue reading

Advertisements